Table of Contents

Tool Software Android untuk Pengembangan Perangkat

Tool Software Android – Software android merupakah salah satu platform saat ini yang digemari oleh setiap developer dalam mengembangkan perangkat lunak berbasis mobile. Android adalah sistem operasi yang dijalankan dibalik layar.

Pengguna perangkat mobile sekarang ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Jumlah pengguna android sendiri sekarang ini lebih banyak dibandingkan dengan pengguna IOS. Bukan hanya itu, dalam dunia programmer pun sama saja.

Ada banyak faktor yang menjadikan pengguna perangkat mobile lebih cenderung ke android dari pada IOS. Faktor paling utama yang menyebabkannya adalah resource dan juga faktor keuangan. Selain terjangkau android juga memberikan banyak aplikasi open source.

Hal ini berbeda dengan mobile IOS yang kurang didukung oleh banyak vendor. Namun, keunggulan yang paling menonjol dari IOS sendiri adalah dari aspek keamanannya. Hingga sekarang, akan sulit menemukan letak kesalahan dan bug dari aplikasi yang dioperasikan di IOS.

Tool Software Android untuk Pengembangan

Dalam pengembangan aplikasi dibagi menjadi tiga jenis, apalikasi native, hybrid dan web. Berikut ini beberapa tool software android yang bisa Anda gunakan untuk pengembangan mobile android baik native, hybrid maupun web.

Tool Software Android - Software android merupakah salah satu platform saat ini yang digemari oleh setiap developer dalam mengembangkan perangkat lunak berbasis mobile. Android adalah sistem operasi yang dijalankan dibalik layar.
Ilustrasi tool sofwtware, sumber: bukalapak.com

Tool untuk Aplikasi Native

Seorang pengembang pemula yang hendak belajar mengembangkan aplikasi mobile, biasanya akan mempelajari aplikasi native. Aplikasi satu ini sering juga disebut dengan nama original mobile app.

Yakni aplikasi mobile yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman yang berjalan pada perangkat tertentu dengan sistem operasi android, IOS dan mobile OS yang lain.

1. Android Studio

Android studio adalah integrated development environment (IDE) yang diluncurkan oleh perangkat lunak raksasa, yakni google pada tahun 2013 silam. Tool software android satu ii mempunyai kelebihan dalam proses testing atau pengujian yang dilakukan secara langsung dan tidak perlu adanya perangkat tertentu.

Proses debugging pada android studio dapat Anda lakukan secara langsung dengan bantuan android device manager. Selanjutnya, tampilan dari aplikasi akan bisa membantu kinerja dari setiap developer. Sisi kekuranngan dari IDE ini terletak pada sisi kebutuhan akan resources yang besar.

Apabila Anda menggunakan IDE ini, maka Anda perlu menyiapkan spesifikasi hardware yang cukup memadai. Dengan RAM minimum 4GB serta membutuhkan penyimpanan yang memadai untuk setiap assets nya.

Android studio adalah integrated development environment (IDE) yang diluncurkan oleh perangkat lunak raksasa, yakni google pada tahun 2013 silam. Tool software android satu ii mempunyai kelebihan dalam proses testing atau pengujian yang dilakukan secara langsung dan tidak perlu adanya perangkat tertentu.
Tampilan logo tool android studio, sumber: medium.com

2. Android NDK

Android native developer kit adalah assets yang menawarkan penggunaan library yang memungkinkan bagi pengguna untuk memanfaatkan bahasa c dan c# untuk mengembangkan aplikasi android. Dengan app ini Anda bisa menyusun ulang kode program dan bisa terus Anda perbarui untuk proses pembuatan aplikasi.

Selain itu, keberadaan dari tool ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah developer android yang menggunakan bahasa c dan c#. Hal yang menarik lain dari app ini adalah, Anda bisa integrasikan dengan eclipse IDE dan visual studio.

3. Eclipse

App satu ini juga adalah IDE, sama dengan android studio. Manfaat utama dari penggunaannya adalah untuk mengembangkan app dengan menggunakan bahasa pemrograman java. Pada eclipse juga terdapat banyak sekali jenis plugin untuk mengembangkan aplikasi dengan bahasa program yang lain.

4. Visual Studio Code

IDE yang satu ini memiliki banyak sekali kelebihan. Salah satunya dari segi tampilan, yang mempermudah developer dalam menyusun kode program dengan variasi warna yang diberikan pada setiap kode. Lebih dari itu, visual studio juga terbilang app yang memiliki spesifikasi rendah dan bersifat open source.

Kekurangan dari app ini saat Anda ingin menggunakan bahasa pemrograman harus menginstall dulu plugin dan assets dari setiap bahasa. Selain itu, proses penyimpanan pada IDE ini dan update yang terjadi, membutuhkan koneksi internet yang bagus dan stabil agar hasil program bisa tersimpan dengan baik.

IDE yang satu ini memiliki banyak sekali kelebihan. Salah satunya dari segi tampilan, yang mempermudah developer dalam menyusun kode program dengan variasi warna yang diberikan pada setiap kode. Lebih dari itu, visual studio juga terbilang app yang memiliki spesifikasi rendah dan bersifat open source.
Tampilan logo visual studio code, sumber: thenewstack.io

5. Longrange

Tool software android berikutnya adalah longrange. App ini adalah native mobile app development tool yang mempunyai berbagai komponen. Di antara komponen tersebut seperti tab, navigasi, form dan commands. Semua komponen ini membutuhkan instalasi dari longrange serve.

6. App Inventor

App inventor adalah tool yang biasa digunakan untuk membuat aplikasi android oleh developer. Pemilik dari app ini adalah MIT yang sebelumnya hanya digunakan oleh developer pemula. Anda bisa mendapatkan banyak tutorial mengenai app satu ini di berbagai platform.

7. Buddy

Buddy adalah tool yang digunakan untuk pengembangan app android. Juga bisa diintegrasikan dengan website. Para pengembang GIT juga bisa membangun dan menyebarkan situs web dengan bantuan GitHub, GitLab dan BitBucket.

App satu ini juga terintegrasi dengan AWS (amazon web service), google, azure dan wordpress. Kelebihan lain dari yang dimiliki adalah tampilan UI atau UX yang intuitif dan menarik serta sudah support dengan berbagai bahasa program populer.

Tool untuk App Hybrid

Selanjutnya, Anda kami ajak untuk mengenal mobile app metode hybrid. App ini sendiri merupakan app mobile yang dikembangkan menggunakan bahasa program web dengan bantuan SDK (software development kit) native melalui android, IOS dan lainnya. Berikut ini beberapa app nya.

1. React Native

Sekarang ini banyak sekali developer yang menggunakan aplikasi hybrid agar app mobile yang dikembangkan dapat berjalan di setiap platform. React native merupakan salah satu alternatif dari pengembang untuk mengatasi persoalan dalam pembuatan app dari web menjadi mobile.

Sekarang ini banyak sekali developer yang menggunakan aplikasi hybrid agar app mobile yang dikembangkan dapat berjalan di setiap platform. React native merupakan salah satu alternatif dari pengembang untuk mengatasi persoalan dalam pembuatan app dari web menjadi mobile.
Tampilan logo tool react native, sumber: jendelakonsultasi.com

2. Ionic Framework

App satu ini adalah framework app mobile yang menggunakan html 5 untuk mengembangkan mobile app dengan teknologi web. Pengembang tidak perlu bersusah payah untuk belajar mengenai bahasa java, kotlin, objective c dan lainnya. Sebab, dengan tool ini Anda bisa mengembangkan app dengan menggunakan bahasa program web.

3. Xamarin

App ini adalah IDE untuk membuat aplikasi mobile berbasi android, IOS dan windows phone. App in juga telah terintegrasi dengan dua IDE, yakni xamarin studio dan Microsoft visual studio dengan spesifikasi masing masing.

4. Apache Cordova

App ini adalah platform untuk membuat app mobile dengan menggunakan bahasa html, css dan java script. Tool ini juga sudah didukung oleh sistem operasi berbasi android, IOS, windows phone dan blackberry.

5. Phone Grap

Tool ini hampir sama dengan tool di atas yang menggunakan bahasa program web. Tool ini tidak hanya digunakan untuk app mobile saja, akan tetapi juga untuk berbagai platform seperti IOS, BB dan win phone.

6. Native Script

App terakhir ini adalah tool yang menggunakan jenis codebase website untuk membangun aplikasi android dan IOS. App ini bersifat oper source dan menggunakan framework java script yakni vuejs dan angularjs. Juga menggunakan bahasa program seperti type script.

Itulah beberapa tool yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan mobile atau perangkat yang Anda miliki. semoga informasi ini bisa memberikan wawasan baru pada Anda. Kami juga merekomendasikan Anda untuk membaca tulisan dengan judul penyebab hp mudah panas berikut ini.