mati ngga digigit ular kobra-provider paket internet dedicated unlimited cepat murah untuk bisnis kantor bagus terbaik di jakarta barat timur utara selatan pusat depok bogor tangerang bekasi karawang

Banyak hal yang tidak masuk di akal di dunia. Terkadang, kita tak bisa memercayainya. Namun, kejadian tersebut benar-benar terjadi. Seperti kisah di Majahwan, India ini.

mati ngga digigit ular kobra-provider paket internet dedicated unlimited cepat murah untuk bisnis kantor bagus terbaik di jakarta barat timur utara selatan pusat depok bogor tangerang bekasi karawang
Melansir dari The Times of India, pada tahun 1976, seorang wanita bernama Vilasa dari desa Inayatpur, Majahwan, India, tengah mengumpulkan rumput untk makanan ternak miliknya. Saat itulah, seekor kobra menggigit kakinya.
Untungnya, pekik kesakitan yang keluar dari mulutnya didengar oleh penduduk yang kebetulan lewat. Vilasa dibawa ke dukun untuk diobati, tapi tewas di tengah jalan.
Sesuai kepercayaan di desa tersebut, mayat warga yang meninggal akan dihanyutkan di Sungai Gangga. Itu pula yang dilakukan oleh keluarga Vilasa.

mati ngga digigit ular kobra-provider paket internet dedicated unlimited cepat murah untuk bisnis kantor bagus terbaik di jakarta barat timur utara selatan pusat depok bogor tangerang bekasi karawang

Satu hal yang tidak mereka ketahui, gigitan tersebut ternyata tidak membunuh dirinya. Detak jantungnya memang melemah dan sempat berhenti, namun entah bagaimana ia tidak tewas karena gigitan tersebut.
Tubuhnya yang dihanyutkan di sungai diselamatkan oleh warga desa lain. Mereka melihat gerakan kecil di tubuh wanita malang tersebut dan memutuskan untuk menyelamatkannya.
Bagaimanapun, benturan di kepala yang ia alami saat dihanyutkan di sungai membuat Vilasa mengalami gegar otak. Ia tidak bisa mengingat apa yang terjadi pada dirinya maupun nama dan tempat tinggalnya. Maka, Vilasa pun tinggal di desa tersebut dan menjadi penduduk di sana.
Empat puluh tahun, pada tahun 2016, secara ajaib ingatannya kembali. Ia pun menjelaskan kisah sebenarnya pada penduduk desa tempat ia tinggal sekarang.
Kepala desa pun segera mencari tahu ke desa yang disebutkan oleh Vilasa. Ternyata benar, di desa itu, seorang perempuan bernama Vilasa diklaim tewas karena dipatuk ular kobra.
Vilasa pun kembali ke rumahnya. Anak perempuan Vilasa terkejut saat mendapati kenyataan itu. Bahkan, setelah melihat tanda lahir di tubuh perempuan itu, dapat dipastikan ia memang Vilasa.
Kisah aneh ini menyebar secara cepat. Bagaimanapun , terdengar tak masuk akal. Namun Vilasa yang kini berumur 86 tahun merasa bersyukur bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.

mati ngga digigit ular kobra-provider paket internet dedicated unlimited cepat murah untuk bisnis kantor bagus terbaik di jakarta barat timur utara selatan pusat depok bogor tangerang bekasi karawang

Jakarta Selama tiga tahun Takashi Yamanouchi tinggal dan menetap di sebuah loteng toilet umum di Usuki, Jepang. Selama itu pula, tak ada warga yang tahu, pria berusia 54 tahun itu tinggal di sana.

Melansir World of Buzz, keberadaan Yamanouchi awalnya diketahui oleh tukang listrik yang hendak memperbaiki kerusakan listrik di toilet umum. Tukang listrik itu melihat bayangan pria tua dari dalam loteng. Petugas listrik itu kemudian melaporkan ke kepolisian Usuki.

Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penggeledahan. Polisi mendapati pria tua yang sedang berdiri di loteng yang sempit dan dikelilingi barangnya.

Polisi terkejut ketika mendapati ratusan botol air berisi air kencing yang dijajar samping pakaian, majalah, kompor gas, dan pemanas air. Meski ia tinggal di loteng toilet umum, Yamanouchi mengaku tidak pernah menggunakan toilet.

mati ngga digigit ular kobra-provider paket internet dedicated unlimited cepat murah untuk bisnis kantor bagus terbaik di jakarta barat timur utara selatan pusat depok bogor tangerang bekasi karawang

Kepada polisi, pria tunawisma itu mengaku selama ini tinggal secara berpindah-pindah. Namun akhirnya ia menemukan toilet umum itu dan memutuskan untuk menganggapnya sebagai rumah.

Tapi kini, persembunyian Yamanouchi terbongkar. Ia dibawa ke kantor polisi untuk mendapatkan pembinaan. Namun jika Yamanouchi mengulangi perbuatannya, tidak menutup kemungkinan, Polisi akan menjatuhi pasal pelanggaran.