TeleCTG Bantu Ibu Hamil-Harga Provider Paket Internet ISP Murah Cepat Dedicated Corporate Terbaik Bagus Stabil untuk Kantor di Jakarta barat timur utara selatan pusat bogor depok tangerang bekasi karawang

TeleCTG Bantu Ibu Hamil di Pelosok Dapatkan Akses Pemeriksaan Kandungan

TeleCTG Bantu Ibu Hamil-Harga Provider Paket Internet ISP Murah Cepat Dedicated Corporate Terbaik Bagus Stabil untuk Kantor di Jakarta barat timur utara selatan pusat bogor depok tangerang bekasi karawang

Data dari UNICEF menyebutkan ada satu perempuan di Indonesia meninggal saat melahirkan dalam setiap jam. Selain itu, 19 dari setiap 1.000 bayi di dunia juga meninggal saat baru lahir. Kurangnya akses terhadap layanan kesehatan rupanya menjadi salah satu faktor penyebab tingginya tingkat kematian tersebut, di antaranya adalah akses terhadap Cardiotocography (CTG).

Pemeriksaan CTG dapat memantau kondisi janin, mulai dari detak jantung, pergerakan, hingga kontraksi. Setidaknya, pemeriksaan CTG perlu dilakukan sebanyak dua kali untuk menghindari risiko pada janin dan dapat menekan kematian bayi baru lahir. Sayangnya, hanya lima persen ibu hamil di Indonesia yang bisa mendapatkan akses ke CTG.

TeleCTG Bantu Ibu Hamil-Harga Provider Paket Internet ISP Murah Cepat Dedicated Corporate Terbaik Bagus Stabil untuk Kantor di Jakarta barat timur utara selatan pusat bogor depok tangerang bekasi karawang

Melihat kondisi tersebut, Anda Waluyo-Sapardan, dr. Ari Waluyo, SpOG, Abraham Auzan, Harry Pradipta, dan Rizky Rakhmat Oentoe merasa terpanggil untuk melakukan sesuatu. Melalui observasi yang dilakukan sejak tahun 2014, Anda bersama keempat rekannya mendirikan TeleCTG pada April 2016.

“TeleCTG ada berdasarkan kebutuhan yang kami lihat di lapangan dari pengalaman selama lebih dari dua belas tahun di dunia kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak,” ujar Anda, salah satu founder TeleCTG.

TeleCTG Bantu Ibu Hamil-Harga Provider Paket Internet ISP Murah Cepat Dedicated Corporate Terbaik Bagus Stabil untuk Kantor di Jakarta barat timur utara selatan pusat bogor depok tangerang bekasi karawang

TeleCTG adalah salah satu startup yang ada di bawah asuhan GnB Accelerator. Startup ini memiliki tujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kandungan yang merata melalui akses terhadap pemeriksaan janin menggunakan CTG hingga ke pelosok Indonesia.

Harapannya, tindakan tersebut dapat meningkatkan kualitas perkembangan anak Indonesia melalui deteksi gawat janin sebagai bagian dari pengelolaan persalinan yang baik. Selain itu, secara tidak langsung juga diharapkan dapat membantu menurunkan angka kematian bayi.
TeleCTG ciptakan alat pemeriksaan CTG portabel

Untuk meningkatkan keselamatan bayi yang baru lahir, Anda dan rekan-rekannya mendesain sebuah perangkat yang bisa digunakan untuk melakukan pemeriksaan ibu hamil, meski berada di daerah yang sulit mengakses rumah sakit.

Fungsi dan konsepnya sama seperti alat CTG yang sudah ada saat ini. Hanya saja, mereka mengemasnya menjadi lebih ringkas dan dapat digunakan secara fleksibel. Tentunya, dengan dilengkapi aplikasi mobile.

Cara mengoperasikan perangkat TeleCTG terbilang cukup sederhana. Dalam satu perangkat, terdapat Proobes atau sensor yang digunakan oleh bidan untuk mengukur detak jantung dan kontraksi pada perut ibu. Sensor tersebut kemudian dihubungkan menggunakan micro USB dengan aplikasi pembaca yang berada di dalam smartphone. Setelah parameter ibu dan pembacaan dijalankan selam kurang lebih 15 hingga 30 menit maka hasil akan dikirimkan ke sistem pusat pembacaan.

Data yang didapat dari sistem pusat pembacaan kemudian akan dikirim ke aplikasi dokter. Dengan begitu, dokter kandungan dapat membaca hasil secara langsung dan memberikan diagnosis serta langkah selanjutnya yang harus dilakukan oleh bidan terhadap ibu mengandung.
Hendak penuhi pasar Indonesia dalam dua tahun

“Saat ini kami telah memiliki tujuh Proobes yang tengah digunakan dalam proses fit for purpose dan untuk kebutuhan piloting. Untuk kebutuhan pasar, produksi kami siap untuk memenuhi pasar Indonesia dalam waktu 2-3 tahun,” ujar Anda.

TeleCTG kini sedang dalam tahap fit for purpose test oleh Tim CRSU Universitas Indonesia. Selain itu, perangkat ini juga sedang dalam proses mendapatkan izin komersialisasi dari Kementerian Kesehatan. “Uji coba untuk akurasi sudah dilakukan secara mandiri dan akan dilakukan city piloting sebagai bagian dari program 1000 Hari Pertama Kehidupan,” tambah Anda.

TeleCTG menargetkan seluruh penyedia fasilitas kesehatan dari mulai rumah sakit, klinik, puskemas, praktek dokter, hingga bidan. Untuk penyebarluasan, mereka berencana membangun kerjasama dengan para distributor alat kesehatan di Indonesia.

Saat ini, TeleCTG telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak untuk mendapatkan perizinan dan kemitraan strategis. Di antaranya Kementrian Kesehatan dan Asosiasi Distributor dan Perusahaan Alat Kesehatan Indonesia.
Produksi hardware di Negeri Tirai Bambu

Keunggulan TeleCTG ada di firmware yang ditanamkan pada hardware, dan software aplikasi TeleCTG untuk bidan, dokter atau pusat pembacaan. Untuk mengakomodasi kebutuhan hardware, TeleCTG membuat kontrak  dengan manufaktur di Cina untuk memproduksi hardware berupa sensor.

Selain itu, Anda menyatakan bahwa pihaknya juga sedang membicarakan kerja sama dengan produsen dari negara lain dan berencana untuk mulai bekerjasama dengan produsen lokal.

Rencananya perangkat TeleCTG akan dilepas ke pasar dengan harga antara Rp10-15 juta. Pihak TeleCTG mengklaim, harga tersebut masih empat kali lipat lebih murah dibandingkan dengan alat CTG konvensional.

Bidang medis, kesehatan, dan alat medis merupakan bidang dengan regulasi yang ketat. Sejauh ini, tantangan yang dihadapi oleh TeleCTG menurut Anda adalah pada regulasi. Anda mengakui cukup banyak waktu dan biaya yang diperlukan untuk menghadapi tantangan yang satu ini.

Bukapintu Fokus Bantu Mahasiswa dan Fresh Graduate Cari Pekerjaan
Setelah selesai kuliah, biasanya para fresh graduate mulai berlomba-lomba mencari pekerjaan. Mungkin kamu juga mengalami hal yang sama saat selesai kuliah dulu? Walaupun cukup banyak situs yang menjadi portal pencarian kerja, namun Rangga Husnaprawira merasa keberadaan portal pencarian kerja yang ada di Indonesia masih belum dapat mengakomodasi keperluan mahasiswa dan lulusan perguruan. Karena itu, ia kemudian mulai mendirikan Bukapintu.

Layanan ini adalah sebuah portal karier yang secara spesifik menyasar kalangan mahasiswa atau fresh graduate. Di sini, kamu bisa menemukan lowongan pekerjaan baik yang sifatnya tetap maupun tawaran magang.

“Kami ingin menjadikan Bukapintu sebagai one-stop shop untuk pengembangan personal maupun profesional para mahasiswa di Indonesia”, ujar Rangga.
Tawarkan alternatif rekrut fresh graduate

Menurut Rangga, proses perekrutan mahasiswa setelah lulus masih memiliki sejumlah celah. Salah satu permasalahan yang ia sorot adalah kurangnya pusat informasi untuk lowongan pekerjaan maupun magang.

“Kebanyakan mahasiswa masih menggunakan saluran tradisional seperti grup WhatsApp, majalah dinding, ataupun mailing list, sehingga informasi lowongan pekerjaan untuk magang dan entry level job tidak terpusat di satu tempat yang mudah dicari,” ujar Rangga.

Di sisi lain, perusahaan juga menemui sejumlah kesulitan untuk memperluas jangkauan perekrutan mereka. Di antaranya, akses terbatas terhadap database mahasiswa, serta keterbatasan waktu dan tenaga untuk mendatangi kampus atau job fair satu persatu.

Untuk membantu pencari kerja maupun perusahaan, Bukapintu menambahkan sejumlah fitur. Salah satunya, perusahaan dapat mempublikasikan informasi lowongan pekerjaan yang bisa ditargetkan berdasarkan universitas, jurusan, tahun kelulusan, dan IPK.

Selain itu, para mahasiswa juga bisa membuat profil yang dapat digunakan sebagai CV dan mengakses berbagai konten lokal yang berhubungan dengan karir untuk memantapkan persiapan mereka dalam berburu lowongan pekerjaan.

Bukapintu juga memberikan informasi mengenai budaya perusahaan. Caranya, mereka membantu perusahaan membuat konten seperti video, foto, maupun artikel menceritakan tentang susasana dan budaya di perusahaan tersebut. Sehingga, pelamar bisa mendapatkan gambaran utuh tentang perusahaan dan pekerjaannya.

Layanan ini dikembangkan sejak bulan Agustus 2015 dan resmi diluncurkan pada Mei 2016. Rangga mengklaim mereka telah memiliki sekitar lima belas ribu mahasiswa yang terdaftar di platform Bukapintu. Mereka berasal dari 350 universitas yang berbeda, 179 jurusan yang berbeda, serta rata-rata IPK 3,5.

Menurut Rangga, startup yang berada di bawah asuhan GnB Accelerator ini sudah bermitra dengan sekitar seratus perusahaan dari berbagai level dan industri, termasuk startup dan organisasi penelitian.

Layanan Bukapintu saat ini gratis bagi para pencari kerja. Bukapintu mendapatkan keuntungan dari perusahaan yang mencari karyawan melalui Bukapintu. Perusahaan tersebut dikenakan biaya langganan bulanan yang rentangnya sekitar Rp1-10 juta .

Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta bogor depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta bogor bojong gede depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta selatan barat timur utara pusat bogor depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta bogor depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel paling stabil terbagus terbaik
Provider internet isp murah cepat Fiber Optik & Wireless Dedicated Untuk Kantor usaha bisnis sekolah kampus area jakarta bogor depok tanggerang bekasi bogor depok
Tarif harga Paket Internet Provider isp murah cepat Fiber Optik & Wireless Dedicated Untuk Kantor usaha bisnis sekolah kampus retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate

Selain monetisasi secara business to business (B2B), Rangga dan tim juga berencana untuk melakukan monetisasi secara business to consumer atau B2C. Yaitu, dengan menawarkan pelatihan atau course sesuai industri atau jenjang karier yang diincar pencari kerja. Misalnya, persiapan wawancara untuk menjadi konsultan manajemen atau course persiapan tes coding untuk software engineer.

Salah satu kompetitor Bukapintu adalah Student Job, yang sama-sama menyasar segmen mahasiswa. Selain itu, sejumlah portal pencari kerja yang telah lebih dulu ada seperti Urbanhire, Jobstreet, dan Karir juga perlu diwaspadai perkembangannya oleh Bukapintu.

sumber:idtechnisia.com