Okoso Zukin, Pakaian Tradisional Wanita Jepang Ini Mirip Hijab-paket internet corporate biznet telkom indosat termurah tercepat

Okoso Zukin, Pakaian Tradisional Wanita Jepang Ini Mirip Hijab

Okoso Zukin, Pakaian Tradisional Wanita Jepang Ini Mirip Hijab-paket internet corporate biznet telkom indosat termurah tercepat
Okoso Zukin merupakan pakaian wanita khas Jepang. Biasanya pakaian ini dikenakan saat musim dingin. Modelnya seperti jilbab.

Menurut oldphotosjapan.com, Okoso zukin pertama kali populer pada era Kyoho (1716-1736). Model pakaian yang mirip dengan jilbab Muslimah ini terbuat dari kain sutera.

Okoso Zukin, Pakaian Tradisional Wanita Jepang Ini Mirip Hijab-paket internet corporate biznet telkom indosat termurah tercepat

Bagi wanita muda biasanya mengenakan warna ungu dan merah, sementara bagi wanita paruh baya biasanya mengenakan warna biru tua dan abu-abu.

Dengan model pakaian seperti jubah tebal dan longgar yang membalut tubuh dipadu dengan kerudung, wanita yang mengenakannya pun seakan-akan terlihat seperti wanita muslimah berHijab.[]
Okoso Zukin, Pakaian Tradisional Wanita Jepang Ini Mirip Hijab-paket internet corporate biznet telkom indosat termurah tercepat
Kenapa Keju di Kartun Tom and Jerry Berlubang? Ini Faktanya!
Anda pecinta keju dan penggemar film kartun Tom and Jerry? Pernahkah anda melihat dan membandingkan tayangan dimana keju di film kartun tersebut tampak berlubang, sementara keju yang biasa kita beli di toko ataupun super market tidak berlubang?

Apakah keju berlubang itu hanya imajinasi dalam film saja?

Okoso Zukin, Pakaian Tradisional Wanita Jepang Ini Mirip Hijab-paket internet corporate biznet telkom indosat termurah tercepat

Dilansir oleh IDN times, ternyata keju dengan lubang yang banyak itu benar-benar ada di kehidupan nyata. Keju tersebut merupakan keju Swiss. Selain karena dibuat di Swiss, ciri keju ini berwarna kuning dan memiliki lubang yang tersebar.

Lubang di badan keju bukan dibuat dengan sengaja supaya keju tersebut terlihat unik dan beda dari keju lainnya. Hal ini merupakan hasil kerja dari bakteri baik dalam proses pembuatan keju. Bakteri tersebut adalah Streptococcus thermophilus, Lactobacillus helveticus, dan Propionibacterium shermanii.
Dua bakteri pertama bertugas memproduksi lactic acid tertentu yang kemudian dikonsumsi oleh bakteri Propionibacterium shermanii. Nah, Propionibacterium shermanii inilah yang kemudian menghasilkan lubang-lubang di badan keju Swiss. Dalam proses mengonsumsi lactic acid, bakteri Propionibacterium shermanii juga menghasilkan acetate, propionic acid, dan karbon dioksida.
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta bogor depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta bogor bojong gede depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta selatan barat timur utara pusat bogor depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel
Tarif Paket service Internet (isp) Fiber Optik Wireless Dedicated Corporate Corporation untuk Kantor Murah cepat jakarta bogor depok tangerang bekasi karawang harga biznet indosat telkomsel paling stabil terbagus terbaik
Provider internet isp murah cepat Fiber Optik & Wireless Dedicated Untuk Kantor usaha bisnis sekolah kampus area jakarta bogor depok tanggerang bekasi bogor depok
Tarif harga Paket Internet Provider isp murah cepat Fiber Optik & Wireless Dedicated Untuk Kantor usaha bisnis sekolah kampus retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate

Dalam proses pembuatannya, karbon dioksida menghasilkan gelembung-gelembung di dalam badan keju, entah itu keju yang berbentuk block atau wheel. Lubang ini kemudian berfermentasi dan membentuk lubang. Hasil kerja dari bakteri baik ini juga membuat keju Swiss memiliki citarasa yang berbeda dari keju lainnya.

Disela-sela Pekerjaannya, Polisi Ini Luangkan Waktunya untuk ‘Ngajar Ngaji’-provider internet corporate jakarta fiber optik wireless dedicated murah cepat untuk perusahaan kantor bumn pemerintah terdaftar di e-katalog lkpp

Disela-sela Pekerjaannya, Polisi Ini Luangkan Waktunya untuk ‘Ngajar Ngaji’

Disela-sela Pekerjaannya, Polisi Ini Luangkan Waktunya untuk ‘Ngajar Ngaji’-provider internet corporate jakarta fiber optik wireless dedicated murah cepat untuk perusahaan kantor bumn pemerintah terdaftar di e-katalog lkpp
Menjadi Polisi, biasanya identik dengan soal kriminalitas, masalah sosial, hingga urusan lalu lintas. Tapi tidak dengan

Polisi yang satu ini. Di luar waktu dinasnya, ia mengabdikan diri sebagai guru ngaji. Guru ngaji?
Disela-sela Pekerjaannya, Polisi Ini Luangkan Waktunya untuk ‘Ngajar Ngaji’-provider internet corporate jakarta fiber optik wireless dedicated murah cepat untuk perusahaan kantor bumn pemerintah terdaftar di e-katalog lkpp
Adalah Aipda Fahmi—anggota Bhabinkamtibmas Polres Luwu, Sulawesi Selatan—ini punya cara tersendiri untuk mengabdikan diri

pada masyarakat. Ia selalu meluangkan waktunya untuk mengajar ngaji Al Quran siswa TPA di Masjid Raya Babussadah Bajo.
Disela-sela Pekerjaannya, Polisi Ini Luangkan Waktunya untuk ‘Ngajar Ngaji’-provider internet corporate jakarta fiber optik wireless dedicated murah cepat untuk perusahaan kantor bumn pemerintah terdaftar di e-katalog lkpp

Setiap sore usai bertugas, Fahmi selalu bertandang ke masjid tersebut. Meski masih menggunakan seragam dinas, Fahmi

menuntun satu per satu siswa TPA binaan masjid tersebut belajar membaca Alquran.

Langkah Fahmi disambut baik oleh masyarakat. Dia bahkan ditunjuk menjadi kepala TPA.
Disela-sela Pekerjaannya, Polisi Ini Luangkan Waktunya untuk ‘Ngajar Ngaji’-provider internet corporate jakarta fiber optik wireless dedicated murah cepat untuk perusahaan kantor bumn pemerintah terdaftar di e-katalog lkpp
” Alhamdulillah, kegiatan mengajar mengaji ini sudah berlangsung lama,” kata Fahmi, dikutip dari akun Facebook Divisi

Humas Polri, Rabu 16 November 2016.

” Tugas Polri adalah pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. Selain menjalankan tugas sebagai seorang polisi, ini

juga amanah dari masyarakat yang harus dijalankan,” tutup Fahmi.

Kisah Inspiratif dari Polisi-polisi Hebat Indonesia
Polisi, salah satu alat keamanan negara, badan negara yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban umum. Meski begitu,

kata sebagian orang masih banyak juga oknum polisi yang memanfaatkan kepercayaan negara tersebut dengan tidak benar.

Tapi semoga saja pikiran kita tak selamanya seperti itu, berasumsi buruk dan menutup pikiran dari kewibawaan sosok polisi.

Berikut sepenggal kisah dari polisi yang selain berwibawa dengan seragam kebanggaannya serta menjalankan amanah negara,

tapi juga berperan manis di belakang “kepolisiannya” juga.

1. Brigadir Guritno, Polisi dan Guru SD & Ngaji

Brigadir Guritno Bidjuni, anggota Polsek Bone Polres Bone Bolango ini dengan tulus dan ikhlas menjadi guru di SDN 6

kecamatan Bone, kabupaten Bone Bolango, tanpa dibayar.

Kurangnya guru di SDN 6 Bone tersebut membuat Brigadir Guritno merasa terpanggil jiwanya untuk ikut mengajar menjadi guru

sukarela. Ia mengaku dalam aktivitasnya menjadi guru sukarela tidak mengganggu pekerjaannya sebagai abdi negara. Ini malah

menjadi motivasi untuk memajukan dunia pendidikan. Brigadir Guritno juga mengajar ngaji anak-anak di rumahnya yang

sederhana.

-polisi inspiratif – Kisah Inspiratif dari Polisi-polisi Hebat Indonesia – polisi-inspiratif

2. Bripka Seladi, Polisi dan Pemungut Sampah

Sempat disorot media, kisah anggota kepolisian yang bertugas di Polres Malang Kota, Bripka Seladi, banyak membuat

masyarakat terenyuh.

Sehari-harinya usai berdinas di kepolisian, bapak 3 anak ini rela melakoni pekerjaan sampingan yang dianggap rendah oleh

masyarakat, yaitu menjadi pemungut sampah alias pemulung. Dari pekerjaan sambilan tersebut, Seladi mendapat penghasilan

tambahan Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu per hari. Meski demikian, Seladi mengaku ikhlas dan bangga dengan penghasilan

tambahan seadanya tersebut, daripada harus menerima suap.
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate
Provider internet isp murah cepat Fiber Optik & Wireless Dedicated Untuk Kantor usaha bisnis sekolah kampus area jakarta bogor depok tanggerang bekasi bogor depok
Tarif harga Paket Internet Provider isp murah cepat Fiber Optik & Wireless Dedicated Untuk Kantor usaha bisnis sekolah kampus retail
Tarif Paket Internet Fiber Optik Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate
Tarif Paket Internet Koneksi Wireless Dedicated Corporate

-polisi inspiratif2 – Kisah Inspiratif dari Polisi-polisi Hebat Indonesia – polisi-inspiratif2

3. Bripka Junaidin, Polisi dan Guru Tahfiz Al-Quran

Di samping kesibukan Bripka Junaidin bertugas sebagai aparat negara, Junaidin menyisipkan waktunya untuk mengajar hafalan

Alquran di pesantren Al Fatur Alim miliknya sendiri yang terletak di dusun So Nggela Kelurahan Jati Wangi.

Pesantren Al Fatur Alim milik Junaidin ini dibangun sejak tahun 2009 dengan jerih payah dan biaya dari kantong pribadi,

dengan menyisihkan gaji yang diperoleh tiap bulannya. Pada proses pembangunannya, Junaidin tidak menggunakan jasa tukang,

semua dilakukanya sendiri dengan dibantu oleh warga sekitar. Bahkan mengangkut bahan baku seperti pasir, batu dan seluruh

bangunan dilakukan sendiri.

-polisi inspiratif3 – Kisah Inspiratif dari Polisi-polisi Hebat Indonesia – polisi-inspiratif3

4. Brigadier Piether, Penyemangat dan Penyambung Anak Putus Sekolah

Kehadiran seorang polisi anggota Polres Mamuju, Polda Sulawesi Selatan, Brigadir Piether Paembonan justru dinanti-nanti

oleh anak-anak di sekolah. Bagi mereka, Brigadir Piether merupakan sosok panutan, guru, teman, polisi, dan orangtua.

Di tengah kesibukannya berdinas di Polres Mamuju, Brigadir Piether juga masih menyempatkan waktu menjadi pengajar lepas di

beberapa sekolah di Mamuju. Ia pun terlibat langsung menyelamatkan nasib anak-anak putus sekolah. Hingga akhirnya

usahannya tidak sia-sia, sebanyak 178 anak-anak putus sekolah, bisa kembali mengenyam bangku pendidikan.

-polisi inspiratif4 – Kisah Inspiratif dari Polisi-polisi Hebat Indonesia – polisi-inspiratif4

5. Kompol Mustaqim, Polisi dan Pemilik Yayasan Pendidikan Gratis

Yang terbaru datang dari sekolah Al-Huda di Dusun Kedunen, Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur.

Sekolah ini tak pernah memungut uang pendidikan sekolah bagi siswa-siswinya yang belajar di sana.

Yayasan Pendidikan Al-Huda itu milik Kompol Mustaqim, seorang perwira menengah di Polres Banyuwangi. Kompol Mustaqim

mendapatkan amanah dari orangtuanya untuk meneruskan lembaga pendidikan yang didirikan pada tahun 1954 itu. Hingga saat

ini, sekolah setingkat SMA di wilayah Desa Bomo itu sudah memiliki murid sejumlah 221 siswa.  []

-polisi inspiratif5 – Kisah Inspiratif dari Polisi-polisi Hebat Indonesia – polisi-inspiratif5

Sumber: jadiberita

Non-Muslim Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet

Non-Muslim: Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet

Non-Muslim: “Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?”

Non-Muslim Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet
Non-Muslim Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet

Non-Muslim: Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet
Adalah teman saya, yang kebetulan non Muslim, bertanya kepada saya, “Kenapa kalau adzan harus dibunyikan keras-keras dengan speaker pula?”.

Saya yang bukan ahli agama kemudian berpikir sejenak mencari jawaban yang mudah dicernanya, menjawab seperti ini “Bro, adzan itu adalah panggilan sholat, pasti dong namanya panggilan tidak mungkin dengan cara yang sama seperti berbicara atau berbisik-bisik”.

Teman saya membalas “Tapi kan di orang-orang sekitar tidak semuanya muslim?”.
Non-Muslim: Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet
Saya jawab lagi “Benar. Bro, kita sekarang sedang ada di bandara, dengar kan announcement bandara selalu memberikan panggilan boarding? Apakah kamu juga mempertanyakan ke mereka mengapa melakukan panggilan boarding pesawat YANG LAIN keras-keras padahal bukan panggilan pesawatmu?”
Non-Muslim: Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet
Dia tersenyum namun membalas lagi “Tapi kan hari gini semua orang sudah tahu dengan teknologi jam berapa waktu sholat apa, apa masih harus adzan keras-keras?”.

Saya pun kemudian menjawab “Ya setiap penumpang juga kan sudah tau jadwal penerbangannya sejak pesan dan memegang tiket, kemudian check-in, sudah tercetak jadwal keberangkatannya di boarding pass, sudah masuk ruang tunggu, tapi tetap bandara melakukan panggilan boarding bukan?
Non-Muslim: Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet
Dan ada satu hal lagi mengapa adzan harus dikumandangkan, itu bukan hanya sebagai penanda sudah masuk waktu sholat tapi benar-benar panggilan sholat, karena kami harus menyegerakan sholat.

“Sama halnya semua penumpang harus menyegerakan masuk pesawat setelah panggilan boarding, walaupun masih ada waktu naik pesawat sampai pesawat tutup pintu”.

Kali ini senyumnya bertambah lebar, lalu dia setengah memeluk aku sambil menepuk-nepuk bahuku dan berkata “Super .. I got it bro“.
Sumber: Bersamadakwah.net
Non-Muslim: Mengapa Adzan Harus Dibunyikan Keras-keras?-isp murah provider internet fiber optik wireless dedicated untuk corporate kantor bumn bisnis sekolah kampus warnet
Mengapa Orang Tidak Senang akan Kemenanganku?
Zaman dulu kala, ada seorang anak muda yang lapar akan kesuksesan. Baginya, sukses adalah menang, dan kesuksesan diukur dengan hasil tersebut.

Suatu hari, anak itu mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi jalan santai di kampungnya yang kecil. Ia dan dua anak muda laki-laki lain bersaing. Banyak orang berkumpul untuk menyaksikan tontonan olahraga itu. Salah satunya adalah seorang tua yang bijak, datang dari jauh hanya untuk menyaksikan perlombaan itu.

Perlombaan dimulai. Menjelang garis finish, suasana panas. Anak muda mengerahkan semua tekad dan kekuatannya dan akhirnya dia yang menang. Orang-orang sangat gembira dan bersorak dan melambaikan tangan pada anak itu. Namun hanya satu orang yang tidak. Dia adalah si orang tua. Ia tetap diam dan tenang, juga sama sekali tidak menunjukkan perasaan sentimen. Si anak muda, merasa bangga dan penting.

Balapan kedua akan segera dimulai. Pesaing si anak muda sekarang adalah dua anak muda yang oain. Perlombaan dimulai dan tentu saja anak muda itu itu menang sekali lagi. Orang-orang sangat gembira lagi dan bersorak dan melambaikan tangan pada anak itu. Sama seperti sebelumnya, sang orang tua tetap diam dan tenang.

“Mana perlombaan berikutnya?” teriak anak muda itu.

Orang tua yang bijaksana itu melangkah maju. Ia akan berlomba dengan anak muda yang kuat itu.

Tanpa diduga ada dua orang penantang baru, seorang wanita tua yang lemah dan satu orang buta.

“Apa ini?” tanya si anak muda. “Ini sih bukan balapan!”

“Ayo kita berlomba,” ujar si orang tua.

Perlombaan dimulai dan anak itu adalah satu-satunya yang sampai di garis finish, sementara tiga orang penantang lainnya—orang tua, wanita tua, dan si orang buta—masih tidak jauh di garis start.

Si anak kecil sangat gembira, ia mengangkat tangannya dengan bangga. Namun anehnya, orang-orang yang menyaksikan diam dan sama sekali tidak menunjukkan simpati terhadap si anak muda.

“Apa yang telah terjadi? Mengapa orang-orang tidak senang akan kemenanganku?” Ia bertanya pada orang tua yang bijak.

Alih-alih menjawab, si orang tua malah tersenyum. “Ayo berlomba lagi,” ujar si orang bijak. “Kali ini, kau berlomba dengan wanita tua lemah dan orang buta itu. Selesaikan bersama-sama.”

Anak muda itu berpikir sebentar, ia berdiri di tengah-tengah orang buta dan wanita tua yang lemah, dan kemudian menggamit tangan dua penantangnya. Perlombaan dimulai dan anak muda itu berjalan perlahan, sangat perlahan, ke garis finish dan melintasinya. Para penonton gembira dan bersorak dan melambaikan tangan pada anak itu. Orang bijak itu tersenyum, lembut menganggukkan kepalanya. Si anak kecil merasa bangga.

“Orang tua, aku tidak mengerti! Untuk siapa orang-orang itu bersorak? Salah seorang dari kami ataukah untuk kami bertiga?” tanya si anak muda.

Orang tua yang bijaksana itu menatap mata si anak kecil. Ia meletakkan tangannya di bahu anak itu, dan menjawab dengan lembut, “Anak muda, dalam lomba ini, kau telah memenangkan lebih banyak daripada balapan manapun yang pernah kauikuti. Dan untuk lomba ini orang-orang bersorak bukan untuk pemenang manapun!”

Si anak muda tercenung. Ia masih belum sepenuhnya mengerti. Tapi ia ikut bersorak bersama-sama para penonton. Dalam perjalanan pulang, ia baru menyadari, dalam kehidupan, ada kalanya kita tidak melakukan sesuatu untuk membuktikan apapun dalam diri kita, tapi untuk bersama dengan orang-orang yang memang ditakdirkan oleh Allah SWT tidak akan pernah mampu melakukannya.